Minggu, 17 November 2019
Minggu, 10 November 2019
POTATO SKUY
Hallo semua, di artkel ini saya ingin menulis atau memperkenalkan sebuah toko makanan yang terbuat dari kentang dan menyehatkan, ada yang penasaran toko apa?
Baiklah, disini saya akan memperkenalkan toko tersebut yaitu POTATO SKUY
POTATO SKUY ada banyak pilihan menunya, ini sebagian dari menu POTATO SKUY :
Puding kentang
kue lumpur kentang
cheesy potato balls
POTATO SKUY adalah makanan-makanan yang terbuat dai kentang. Kalau diamati, banyak sekali loh makanan pengganti nasi, seperti aneka ragam umbi-umbian. Kentang adalah salah satunya. Selain harganya terjangkau, kentang juga mengenyangkan saat diolah jadi makanan pengganti nasi.
Kentang merupakan sayuran yang mudah ditemukan dalam keseharian. Tergolong jenis tanaman tahunan, kentang juga memiliki harga yang ramah di kantong. Ukuran kentang bermacam-macam ada yang kecil hingga yang besar.
Pengolahan kentang bermacam-macam dari dijadikan keripik hingga jadi bahan tambahan untuk kue. Bisa juga kentang ini diolah menjadi camilan sehat yang mengenyangkan. Untuk itu, mari segera saja membahas aneka camilan sehat dari kentang ini.
Ditoko kami mengolah ragam pangan tentu butuh ketelitian dan keuletan. Untuk menghasilkan makanan yang berkualitas baik, pasti dibutuhkan bahan pangan yang baik pula. Saat memilih menggunakan kentang sebagai bahan utama, tentu kamu wajib memilih kentang dengan kualitas yang baik.
Makanan dengan kentang sebagai bahan dasarnya banyak dicari. Beberapa orang mulai melirik kentang karena dinilai lebih rendah kandungan gulanya. Selain baik untuk kesehatan, kentang juga memenuhi kebutuhan karbohidrat tubuh.
Kentang banyak jadi kegemaran orang karena rasanya enak apalagi jika dikreasikan dalam berbagai macam hidangan. Untuk itu, toko POTATO SKUY mempunyai kreasi resep yang direkomendasikan.
Rekomendasi banget buat pecinta kentang maupun pecinta makanan sehat nan mengenyangkan. POTATO SKUY akan memberikan berbagai macam olahan makanan yang terbuat dari kentang dan tentunya anda tidak bosan dengan menu yang kami sediakan, yukk!! Tunggu apa lagi dan cobain rasanya yang enak banget!!
n SELAMAT MENCOBA !!!
Sabtu, 09 November 2019
Segmentasi Pasar Industri, Target Pasar dan Positioning
1. Segmentasi Pasar Industri
a. Pentingnya Segmentasi Pasar
Dalam sebuah marketing, tentu saja sebuah produk harus ditargetkan pada konsumen yang sesuai, baik itu dari usia, kesanggupan, kebutuhan ataupun keinginan. Maka dalam pemasaran dibutuhkan yang namanya segmentasi.
Segmentasi pasar sendiri adalah tindakan membagi suatu pasar menjadi kelompok – kelompok pembeli yang berbeda – beda yang mungkin membutuhkan produk – produk dan atau kombinasi pemasaran yang terpisah Segmentasi pasar ini dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak pasar yang menginginkan produk yang akan dipasarkan.
b. Jenis – jenis Segmentasi
Segmentasi geografik
Segmentasi geografik adalah membagi pasar menjadi beberapa unit secara geografik seperti negara, regional, negara bagian, kota atau komplek perumahan. Sebuah perusahaan mungkin memutuskan untuk beroperasi dalam satu atau beberapa wilayah geografik ini atau beroperasi disemua wilayah tetapi lebih memperhatikan perbedaan kebutuhan dan keinginan yang dijumpai. Banyak perusahaan dewasa ini “meregionalkan” progam pemasaran mereka, melokalkan produk, iklan, promosi, dan usaha penjualan agar sesuai dengan kebutuhan masing – masing wilayah.
Segmentasi demografis
Segmetasi demografik adalah suatu proses yang membagi – bagi pasar menjadi kelompok – kelompok berdasarkan variabel – variabel demografi seperti umur, jenis kelamin, ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, pendapatan,pekerjaan, pendidikan, tempat tinggal, agama, ras dan kebangsaan.
Variabel – variabel demografis merupakan dasar yang paling populer untuk menentukan kelompok – kelompok pelanggan, karena keinginan kebutuhan, dan tingkat pemakaian konsumen seringkali berkaitan sangat erat dengan variabel demografis dan juga variabel demografis lebih mudah diukur dari pada kebanyakan variabel lain.
Bahkan kalaupun segmen pasar ditetapkan dengan dasar yang lain (non demografis ) karakteristik demografis mereka harus diketahui pula untuk menaksir besarnya pasar sasaran dan memenuhi kebutuhan mereka secara efisien.
Segmentasi psikologis
Dalam segmentasi psikikografis maka pembeli dibagi menjadi kelompok yang berbeda berdasarkan kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
Mensegmentasi Pasar Industri
Pembeli di pasar industri dapat disegmentasikan secara geografis atau menurut manfaat yang dicari, status pengguna, tingkat penggunaan, dan status loyalitas. Dalam industri terpilih sebuah perusahaan dapat mensegmentasi lebih lanjut berdasarkan ukuran pelanggan atau lokasi geografik.
Syarat Segmentasi yang Efektif
Dalam melakukan segmentasi perusahaan perlu memperhatikan efektifitas segmentasi tersebut. Agar dapat berguna secara maksimal, maka setiap segmen pasar harus menunjukan lima karakteristik :
1. Dapat diukur ( Measurabel ) Ukuran, daya beli, dan profil pasar harus dapat diukur dengan tingkat tertentu.
2. Dapat dijangkau ( Accessible ) Segmen pasar dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.
3. Cukup besart ( Substantial ) Segmentasi pasar cukup besar atau cukup memberi laba yang dapat diloyani. Suatu segmen merupakan kelompok homogenyang cukup bernilai untuk dilayani oleh progam pemasaran yang sesuai.
4. Dapat dibedakan ( Differentiabel ) Differentiabel berarti segmen tersebut dapat dibedakan dengan jelas.
5. Dapat dilaksanakan ( Actionable ) Actionable berarti segmen tersebut dapat dijangkau atau dilayani dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan.
2. Target Pasar
Segmentasi pasar menimbulkan peluang segmen pasar yang dihadapi perusahaan. Perusahaan tersebut mengevaluasi berbagai segmen dan memutuskan beberapa banyak segmen yang harus dicakup serta segmen mana yang akan dilayani.
Dalam mengevaluasi segmen pasar yang berbeda perusahaan harus melihat pada tiga faktor ukuran dan pertumbuhan segmen, daya tarik struktural serta tujuan dan sumber daya perusahaan.
Memilih segmen pasar
Setelah mengevaluasi beberapa segmen perusahaan berharap mendapatkan satu atau lebih segmen pasar yang bernilai untuk dimasuki.
Perusahaan harus memutuskan berapa banyak dan segmen mana yang akan dilayani yang biasa dinamakan marketing target atau pasar sasaran.
Pasar sasaran adalah sekelompok pembeli yang mempunyai kebutuhan atau karakteristik yang sama yang ingin dilayani oleh perusahaan.
5 pola pemilihan pasar sasaran :
1. Konsentrasi pada segmen tunggal
Perusahaan memilih sebuah segmen tunggal yang memiliki kesamaan alami pada kunci persyaratan untuk sukses di segmen ini.
Melalui pasar yang terkonsentrasi maka perusahaan posisi pasar yang kuat dalam segmen. Dana yang terbatas segmen tanpa pesaing, titik tolak untuk ekspansi.
2. Spesialisasi selektif
Perusahaan memilih beberapa segmen masing – masing dilihat daya tariknya dan kesesuaian dengan tujuan serta sumber daya perusahaan.
3. Spesialisasi Produk
Perusahaan berkonsentrasi pada pembuatan satu produk tertentu yang dijual ke beberapa segmen pasar. Melalui strategi ini perusahaan membangun reputasi tinggi dalam satu area produk yang khusus, resiko akan muncul bila produk tersebut dikalahkan oleh teknologi yang lebih baru.
4. Spesialisasi pasar
Perusahaan berkonsentrasi untuk melayani berbagai kebutuhan dari suatu kelompok tertentu. Perusahaan mencapai reputasi yang tinggi dalam spesialisasi pelayanan kelompok pelanggan.
5. Jangkauan pasar secara penuh
Perusahaan berusaha untuk melayani semua kelompok pelanggan dengan semua produk yang diperlukan.
Perusahaan besar dapat menjangkau pasar dengan dua cara yaitu melalui pemasaran yang tidak dibedakan dan dibedakan.
1. Pemasaran yang tidak dibedakan ( Undiferentiated Marketing )
Perusahaan mengabaikan perbedaan segmen pasar dan melayani keseluruhan pasar dengan satu penawaran.
Pemasaran ini akan menghemat biaya persediaan ( lini produk yang sempit ) dan biaya pengangkutan.
2. Pemasaran yang dibedakan / pemasaran serba aneka ( Diferentiated Marketing )
Perusahaan memilih untuk beroperasi pada beberapa segmen pasar dan merancang progam pemasaran yang berbeda untuk setiap segmen.
Pemasaran terpusat
Perusahaan mencari pangsa pasar / market share yang besar dalam sebuah sub pasar dari pada mengejar market share yang kecil dalam sebuah pasar yang besar. Strategi ini cocok bagi perusahaan yang sumber dananya terbatas.
3. Positioning
Posisi produk adalah bagaimana produk didefinisikan oleh konsumen atas dasar atribut – atribut yang menyertai dibanding dengan produk pesaing dalam benak konsumen.
Strategi penentuan posisi pasar
1. Atas dasar atribut produk
Contoh harga murah, manfaat yang diberikan, rasa yang enak.
2. Peristiwa penggunaan
Isotonik diposisikan sebagai minuman untuk menggantian zat cair dan gas tubuh para atlet pada musim panas. Pada musim dingin diposisikan sebagai minuman yang digunakan manakala dokter menganjurkan meminum banyak cairan.
4. repositioning
Repositioning adalah merubah persepsi konsumen terhadap relasi brand menjadi kompetisi brand, atau mengubah identitas produk perubahan terhadap identitas produk saingan, atau depositioning, marketer mengubah identitas produk yang bersaing terhadap identitas produk sendiri dalam pikiran kolektif target pasar.
Terkadang perusahaan melakukan re-positioning untuk menyangga pertumbuhan permintaan pada saat pasar sedang melemah atau untuk mengoreksi kesalahan positioning. Perubahan demografi, menurunnya penjualan atau perubahan pada lingkungan sosial seringkali memotivasi perusahaan untuk mereposisi penetapan brand. Sasaran utama dari strategi reposisi suatu produk adalah membentuk citra merek tertentu di benak konsumen. Dari pernyataan ini dapat dikatakan bahwa image dan repositioning mempunyai hubungan yang erat dalam mengambil keputusan pembelian, konsumen dipengaruhi oleh citra perusahaan yang bersangkutan sedangkan posisi produk yang ada di benak konsumen dapat membentuk suatu citra yang khusus di benak konsumen. Memposisikan produk tidak hanya sekadar konsumen mengetahui keberadaan produk tapi juga dapat memberikan kepuasan yang berarti bagi konsumen.
Alasan perlunya repositioning adalah:
1. Reaksi atas posisi baru pesaing, Rasanya pasti tidak enak jika merek terus diserang oleh pesaing. Kalau tetap berdiam diri terhadap pergerakan pesaing, mungkin akan dikesankan tidak mampu atau kalah bersaing. Repositioning di lakukan saat positioning sekarang tidak unik dan tidak menunjukkan "kenapa" harus memilih merek dibanding pesaing.
2. Mencapai pasar baru, Sebuah merek seringkali telah memiliki pasar yang bagus, tetapi pasar yang bagus tersebut justru sering memancing masuknya pesaing-pesaing baru yang ramai-ramai menyerang pemain yang sudah ada. Atau bisa saja sebuah merek merasa pasar yang selama ini dilayani sudah sulit berkembang, untuk itu perlu dipikirkan untuk menyasar segmen baru. Jika ingin menyasar segmen baru, apakah selalu harus menggunakan repositioning? Pertimbangannya sederhana, setiap segmen tentu memiliki karakteristik yang berbeda, jika tetap menggunakan positioning lama untuk menyasar segmen baru, apakah cocok? Dapat dikatakan tidak. Untuk itu, jika berniat masuk ke pasar baru, lakukanlah repositioning.
3. Menangkap tren baru, Pasar tidak ada yang statis, selalu ada tren-tren baru yang muncul. Perkembangan ini tentu merubah preferensi dan perilaku konsumen. Hal ini tentu saja sering memaksa kita memikirkan kembali positioning merek saat ini. Analisis dengan baik apakah tren tersebut bertahan lama dan yang paling penting adalah apakah tren tersebut akan merubah perilaku konsumen terhadap keputusan pembeliannya. Jika ya, maka marketer harus melakukan repositioning.
4. Mengubah value offering, Repositioning bisa dilakukan bila sebuah merek mencoba menawarkan value yang berbeda. Value di sini menunjukkan perbandingan antara apa yang didapatkan konsumen (total get) dengan apa yang diberikan (total give). Dengan perubahan value yang ditawarkan ke konsumen, tentu sebuah merek mau tidak mau harus melakukan repositioning, karena yang ditawarkan sudah berbeda. Kalau masih tetap memertahankan positioning yang lama, maka tidak menunjang perubahan value yang ditawarkan ke konsumen.
referensi :
http://iconesia-isp.blogspot.com/2015/06/repositioning.htmlMinggu, 03 November 2019
E-Commerce Nutrimart
Hallo semua, di artkel ini saya ingin menulis atau memperkenalkan sebuah produk/toko online yang bergerak di bidang kesehatan, ada yang penasaran toko apa?
Baiklah, disini saya akan memperkenalkan toko tersebut yaitu NUTRIMART
Nutrifood/Nutrimat merupakan sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam bidang industri makanan dan minuman kesehatan. Perusahaan ini didirikan pada bulan Februari 1979. Kantor pusat Nutrifood berada di Jakarta, dengan jaringan distribusi yang menjangkau lebih dari tiga puluh negara di dunia
Kini Anda akan lebih mudah mendapatkan produk - produk unggulan dan inovatif secara lengkap dan mudah melalui NutriMart. PT. Nutrifood Indonesia melalui Nutrimart menjawab pembelanjaan kebutuhan produk makanan dan minuman kesehatan berkualitas intemasional dengan berbagai merek terpercaya secara mudah dan praktis.
Dengan multi channel pembelian produk yang lengkap, melalui website, email, telepon, sms dan juga official social media (facebook, twitter), rnemastikan pengalaman belanja yang mudah, nyaman, dan menyenangkan.
Dapatkan informasi berbagai diskon dan penawaran terbaik setiap harinya, dapatkan pula poin reward setiap pembelanjaan yang dapat ditukarkan langsung dengan berbagai produk dan hadiah yang menarik.
dan disaranin banget nih buat kalian yang mau beli barang konsumsi baik itu makanan dan minuman, beli aja melalui E COMMERCE Nutrimart. Ada banyak varian produk dan banyak diskon yang membuat kalian ketagihan.
Ayo tunggu apalagi, belanja produk produk pilihan anda di nutrimart yuk !!
Sabtu, 02 November 2019
Intelejen Pemasaran Industri dan Riset Pemasaran
A. Pentingnya Riset Pemasaran
riset pasar untuk mengetahui selera pasar dan apa yang sedang menjadi tren di pasaran. Dengan mengetahuinya anda dapat dengan mudah merencanakan cara untuk memasarkan produk usaha anda. Banyak hal yang bisa anda dapatkan dengan melakukan riset pasar sebelum memasarkan produk usaha anda.
Pertama, melalui diadakannya riset pemasaran anda akan mencari tahu kebiasaan pasar sehingga dalam penentuan strategi pemasaran produk lebih tepat sasaran dan lebih terarah. Jadi pentingnya riset pemasaran bagi anda yang memiliki suatu usaha tentunya akan berkaitan dengan penentuan keputusan tentang bagaimana strategi pemasaran yang akan dilakukan. Ketika anda berkeinginan untuk memasarkan produk anda, pastinya anda pernah memikirkan cara apakah yang paling diterima oleh masyarakat. Nah inilah beberapa fungsi yang bisa anda dapatkan dari riset pasar.
Kedua, mengehemat waktu serta tenaga dan juga tentunya material. Lebih ke arah efisiensi. Anda dapat mengetahui kemana arah dari konsumen anda, dengan begitu langkah dan strategi yang akan anda buat akan jauh lebih terukur dan terencana bukan? Melalui riset pasar anda akan mengetahui apakah kira-kira yang menjadi cara paling efektif untuk memasarkan produk anda. Jadi anda bisa menghemat beberapa persen budget yang anda miliki, karena anda melakukan sesuatu usaha pemasaran yang benar-benar dibutuhkan. Anda bisa menyimpan lebih banyak anggaran ketika melakukan suatu riset pasar. Anda bisa memperhitungkan dengan mudah apa saja yang anda butuhkan utnuk melakukan pemasaran produk usaha anda. Jadi, tidak akan ada lagi langkah-langkah yang tanpa perhitungan. Bagaimana terdengar sangat menarik bukan?
Ketiga, melihat seberapa besar peluang pemasaran di setiap daerah. Tentunya dalam suatu riset pemasaran anda akan melakukannya secara merata di setiap daerah pilihan, entah dipilih secara acak ataupun sistematis. Anda dapat memanfaatkan jaringan internet sehingga tidak perlu menghabiskan banyak modal untuk langsung mendatangi area yang dimaksud. Anda bisa menggunakan aplikasi survey online dan menyebarkannya ke setiap daerah yang anda inginkan. Sangat mudah diaplikasikan dan tentunya terjangkau. Melalui riset pasar anda bisa sekaligus melihat keinginan pasar tentang suatu produk sejenis. Tentunya hal ini akan memberikan gambaran untuk anda dan usaha anda untuk menciptakan usaha penguatan produk anda.
B. Perbedaan Riset Pemasaran Industri Dengan Riset Pasar Konsumen
Riset pasar konsumen
Pasar Konsumen adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan barang atau jasa untuk konsumsi pribadi. Pengertian pasar secara sempit adalah suatu tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transasksi jual beli dan jasa. Sedangkan pengertian pasar secara luas adalah tempat bertemunya penjual yang mempunyai kemampuan untuk menjual barang atau jasa dan pembeli yang mengeluarkan uang untuk membeli barang dengan harga tertentu. Pasar Konsumen adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan barang atau jasa untuk konsumsi pribadi. Sedangkan menurut salah satu ahli pemasaran pasar konsumen adalah pasar yang dimana pembelinya adalah individual yang membeli produk untuk digunakan atau disewakan.
· Apa yang dibeli? Barang dan jasa konsumsi.
· Mengapa membeli? Untuk memuaskan kebutuhan. Sedangkan timbulnya kebutuhan disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: perkembangan fisik, sosial, ekonomi, dll.
· Siapa yang membeli? Satu, beberapa orang, atau mereka yang berada dalam suatu kelompok yang disebut unit pengambilan keputusan, yang terdiri dari :
a) initiator, yakni orang yang pertama kali mempunyai ide untuk membeli produk.
b) Influencer yakni orang yang mempengaruhi keputusan dalam pembelian.
c) Decider yakni orang yang menentukan secara sebagian atau secara keseluruhan
dari keputusan pembelian.
d) Purchaser yakni orang yang melaksanakan pembelian.
e) User, yakni orang yang memakai atau mengkonsumsikan.
· Bagaimana membelinya? Dengan cara reminder buying atau sugesstion buying. Reminder buying adalah pembelian tanpa direncanakan yang didasarkan pada ingatan. Sedang suggestion buying adalah pembelian tanpa direncanakan yang didasarkan pada suatu sasaran dari orang lain. contohnya pada toko online indonesia yaitu ekiosku.com mengadakan sebuah gebrakan pemasaran untuk meramaikan situsnya dengan membuat sebuah program affiliate ekilink yang saat ini terkenal dengan julukan Cari Uang Lewat Ekiosku.com oleh para netter indonesia. Dosen : Desti Dirnaeni, S.E.,M.
Riset pemasaran industri
Pasar Industri Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Pasar industri adalah pasar dimana konsumen membeli suatu produk industri bukan untuk kepentingan indiividu melainkan untuk kepentingan suatu badan usaha atau organisasi. Konsumen industri terdiri atas badan usaha perorangan, perusahaan, lembaga, atau organisasi yang membeli produk industri dengan tujuan untuk memproduksi produk lainnya, mendapatkan keuntungan, mengurangi biayabiaya, dan lain-lain. Karakteristik Pasar Industri, yaitu :
1. Struktur dan Permintaan Pasar.
a) Pasar Industri memiliki lebih sedikit pembeli tetapi lebih besar nilainya.
b) Pelangan pasar iIndustri lebih terkonsentrasi secara geografis.
c) Permintaan pembeli industri merupakan turunan dari permintaan konsumen akhir.
d) Permintaan di pasar industri lebih inelastic – kurang terpengaruh oleh perubahan harga jangka pendek.
e) Permintaan di pasar industri lebih berfluktuatif dan lebih cepat.
2. Sifat unit pembelian
a) Pembelian di pasar industri melibatkan lebih banyak pembeli.
b) Pembelian dipasar industri melibatkan usaha pembelian yang lebih professional.
3. Berbagai tipe Keputusan dan Proses Pengambilan Keputusan.
a) Pembeli di pasar industri biasanya menghadapi pengambilan keputusan yang kompleks.
b) Proses pembelian industri lebih formal.
c) Dalam pembelian di pasar industri, penjual dan pembeli bekerja lebih erat dan membangun hubungan jangka panjang.
C. Sistem Informasi Pemasaran dan Proses Riset Pemasaran
1. Identifikasi masalah/kesempatan dan peentuan tujuan riset
2. Pengembangan desain penelitian
3. Pengumpulan data
4. Pemrosesan dan amalisis data
5. Penyajian temuan riset
D. Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Riset Pemasaran
1.Market Share Analysis
pengertian market share adalah bagian dari seluruh permintaan atas suatu barang yang mencerminkan golongan konsumen berdasarkan ciri khasnya (market segment). Penggolongan konsumen dapat dikelompokkan berdasarkan tingkat penghasilan, usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status sosial.
Pangsa pasar atau market share adalah bagian dari pasar yang dikuasai oleh suatu perusahaan dan seluruh potensi jual, umumnya dinyatakan dalam persentase. Market share atau pangsa pasar adalah persentase total penjualan suatu perusahaan dari seluruh sumber dengan total penjualan produk (barang dan jasa) dalam suatu industri tertentu.
Mengukur Keberhasilah Perusahaan Dalam Market Share
Pangsa pasar adalah persentase penjualan yang dibukukan oleh suatu perusahaan dari keseluruhan penjualan para pesaing gabungan di industri tertentu. Artinya, market share adalah salah satu indikator yang digunakan suatu perusahaan dalam mengukur keberhasilan mereka dibanding kompetitornya.
Sebagai contoh, suatu perusahaan pada tahun 2008 memiliki target market share sebanyak 10% dari keseluruhan pasar. Untuk mencapai target pasar tersebut, dibutuhkan biaya promosi sebesar Rp40 juta.
Jika ternyata pangsa pasar yang didapatkan lebih dari 10% (misalnya 12%), itu artinya kinerja perusahaan berjalan baik. Sebaliknya, jika di tahun tersebut pangsa pasar yang didapatkan hanya 9% maka itu menunjukkan kinerja pemasaran kurang baik dan perusahaan akan menghadapi masalah efisiensi & efektifitas.
Adapun beberapa faktor yang perlu ditelusuri dalam mengkaji masalah perusahaan yang tidak mampu mencapai pangsa pasar adalah:
· Besarnya pangsa pasar yang terlalu tinggi
· Pesaing baru semakin banyak di industri yang sama
· Terjadi penurunan daya saing perusahaan
· Promosi yang tidak dapat mencapai target market atau tidak tepat sasaran
Cara Mengetahui Ukuran Pasar
Untuk mengetahui dan menetapkan ukuran pasar dan market share-nya, diperlukan riset pasar yang cukup mendalam. Oleh karena itu, pengusaha harus dapat mendefinisikan pasar yang akan dibidik sehingga dapat melihat potensi pasar tersebut.
Selanjutnya, setelah mengetahui ukuran pasar dan mengetahui segmen pasar yang dibidik, maka langkah berikutnya adalah mempelajari siapa pesaing di pasar tersebut dan berapa banyak pasar yang telah dikuasai oleh mereka.
Perusahaan yang membuat perencanaan strategi harus mengembangkan strategi bauran pemasaran, dan mempersempit segmentasi produk sehingga promosi tepat sasaran.
Sebagai contoh, suatu perusahaan yang berada di industri minuman. Tidak cukup hanya menjelaskan bisnisnya adalah minuman, tapi harus lebih fokus. Misalnya minuman kopi, teh, rasa buah, dan lain sebagainya.
Cara Meningkatkan Market Share
Memahami pengertian pangsa pasar atau market share merupakan hal yang penting. Alasannya, dengan mengetahui pangsa pasar yang dibidik maka suatu perusahaan dapat memahami kekuatan dan kelemahannya serta dapat mengantisipasi pasar.
Memahami kelebihan dan kekurangan suatu perusahaan dapat dilakukan dengan analisis SWOT. Dengan begitu maka suatu perusahaan dapat melakukan berbagai hal yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas, misalnya mengubah harga, mengubah layanan, meningkatkan promosi pemasaran, mengubah cara distribusi, dan sebagainya.
Lalu bagaimana cara meningkatkan pangsa pasar saat suatu perusahaan memulai bisnis perdagangan. Berikut ini tips singkatnya:
1. Memilih bisnis yang masih tergolong baru dan belum banyak dijalankan perusahaan lain.
2. Memiliki keyakinan bahwa perusahaan tersebut akan berhasil di bisnis yang dijalankan.
3. Menentukan visi dan misi perusahaan mengenai target bisnis di masa depan.
4. Memperhitungkan kekuatan para kompetitor di industri yang sama.
5. Memperhatikan pergerakan harga di industri yang dibidik dan menentukan harga yang paling sesuai.
6. Menciptakan dan membangun jaringan pasar sehingga bisnis menjadi lebih besar.
2.Sales Analysis
Analisis penjualan memeriksa laporan penjualan untuk melihat barang dan jasa apa yang telah dan belum terjual dengan baik. Analisis ini digunakan untuk menentukan bagaimana cara menyimpan persediaan, bagaimana mengukur keefektifan tenaga penjualan, bagaimana mengatur kapasitas produksi dan untuk melihat bagaimana kinerja perusahaan terhadap tujuannya.
3.Forecasting
Peramalan atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Forecasting adalah seni dan ilmu memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Peramalan merupakan salah satu fungsi yang sangat penting karena hampir semua keputusan bisnis diambil berdasarkan peramalan apa yang akan terjadi di masa depan. Perencanaan-perencanaan bisnis seperti model produk dan jumlah unit yang akan diproduksi, pasar mana yang paling berpotensi, berapa banyak karyawan yang harus direkrut, berapa banyak modal yang harus disediakan dan berapa banyak bahan baku yang harus dibeli pada umumnya dibuat berdasarkan Forecast atau Peramalan yang ditentukan oleh Manajemen.
Peramalan yang buruk akan menghasilkan keputusan bisnis yang salah dan membuat perusahaan tidak siap untuk memenuhi tuntutan masa depan sehingga akan sangat membahayakan perusahaan itu sendiri. Konsekuensinya dapat berupa hilangnya pelanggan atau menderita kerugian yang besar atau bahkan memaksa perusahaan yang bersangkutan keluar dari bisnisnya. Dan tentunya, sebuah Peramalan atau Forecasting yang baik dan akurat dapat membantu perusahaan dalam mempersiapkan semua sumber dayanya untuk menghadapi semua tuntutan di masa depan sehingga dapat menguntungkan perusahaan tersebut dan memenangi persaingan bisnisnya.
4.Competitor Analysis
Analisis pesaing dalam pemasaran dan manajemen strategis adalah penilaian kekuatan dan kelemahan pesaing saat ini dan yang potensial. Analisis ini memberikan konteks strategis ofensif dan defensif untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman. Profiling menggabungkan semua sumber analisis pesaing yang relevan ke dalam satu kerangka kerja dalam mendukung perumusan strategi, implementasi, pemantauan, dan penyesuaian strategi yang efisien dan efektif.
Analisis pesaing adalah komponen penting dari strategi perusahaan. Dikatakan bahwa sebagian besar perusahaan tidak melakukan jenis analisis ini secara sistematis. Sebagai gantinya, banyak perusahaan yang beroperasi pada apa yang disebut "kesan informal, dugaan, dan intuisi yang diperoleh melalui informasi rahasia tentang pesaing yang terus-menerus diterima setiap manajer." Akibatnya, pemindaian lingkungan tradisional menempatkan banyak perusahaan pada risiko titik buta kompetitif yang berbahaya karena kurangnya analisis pesaing yang kuat
Referensi :
Langganan:
Postingan (Atom)



